Thursday, May 29, 2014

Jemput aku sayang

Percakapan ditelpon Jam 19:15
Cewe : sayang , aku udah plg. Aku udah di terminal, km jmpt aku ya?
Cowo : km uda plg? Ko ga ngabarin sih? Aku ada acara sm temen sejam lagi ya.
Cewe : iya gpapa syg ,aku tungguin.
Cowo : lagian km plg kok mendadak sih, ga ngasi tau lg.
Cewe : maaf syg kakak lagi di kantor, mama lg sakit, , maaf kalo nyusahin km 
Cowo : iya gpp, tunggu 45menit lg ya.
Cewe : hallo
sayang, yah kok mati sih hapenya.
(Ngeliat hp nya terus bunyi , si cowo pun matiin hpnya)
Jam 22:00 setelah acara teman nya selesai si cowo pun langsung jmpt cewenya. Tp ga ketemu . Dia mengaktifkan hpnya ada 5 sms yg diabaikan
Si cowo menelfon cewenya dan hp nya udah ga aktif lg.
Dan si cwo marah2 ddlm hatinya, "Kalo soal ga dijemput knp pake matiin hp sih ! "
Si cowo pun menuju kerumah cewenya namun tak ada org, dia pun ingin pulang namun,terhenti ketika ambulance dtg..
Kakak si cewe : kmn aja km bangsat!! Adik ku di rampok dan terbunuh, dia nungguin km , bukan nunggu kematiannya! Berkali kali aku sms dia pulang , tp dia tetep bersikeras nungguin km! Kalo gini jadinya siapa yg kehilangan dia, bukan km!! Tp kita semua!
Si cowo pun hanya diam mematung tnp suara , dia buka sms dari si cewe
20:25 sayang kok hp nya dimatiin?
20:30 sayang udah blm acaranya?
20:40 sayang ada yg merhatiin aku.
20:45 aku takut,km dmn syg?
20:50 ya udah aku plg sndiri,sbenernya aku plg cuma mau ngucapin happy anniversary buat hubungan kita,makanya gak mau dijemput siapapun.
Makasih sayang buat waktu 1 tahun nya. I Love You.maafin aku syg.
Ini cerita yg harus kita lihat dan kita renungkan. Jaga apa yang kamu miliki skrg,trmsuk org2 yg km syg ,jgn smpai mengabaikannya . Sebelum akhirnya km nyesel krn dia udah nggak ada

Tuesday, April 15, 2014

Apakah Etika?
       Kata Etika atau etik berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Dapat juga diartikan norma-norma, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik.

   Profesi adalah kelompok sosial manusia.
Etika :
  dirupakan dalam bentuk aturan (kode) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum dinilai menyimpang dari kode etik.
Etika
  dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional diperlukan suatu sistem yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaulSistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dll.
Dengan demikian
 1.  etika akan memberikan semacam batasan
      maupun standar yang akan mengatur
      pergaulan manusia di dalam kelompok
      sosial.
  2.  etika adalah refleksi dari apa yang disebut
      dengan “ self control” karena segala
      sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan
      untuk kepentingan kelompok sosial (profesi)
      itu sendiri
}Kelompok profesional :
  merupakan kelompok yang berkeahlian dan berkemahiran yang diperoleh melalui proses pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dan berstandar tinggi yang dalam menerapkan semua keahlian dan kemahiran yang tinggi itu hanya dikontrol dan dinilai dari dalam 0leh rekan sejawat, sesama profesi sendiri.
}BEBERAPA PENGERTIAN DALAM ETIKA
}PROFESI
}1.1 Pengertian Etika dan Etika Profesi
}Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos
}(bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak
}kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika
}akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh
}individu ataupun kelompok untuk menilai apakah
}tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu
}salah atau benar, buruk atau baik.
}Menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai
}"the discipline which can act as the performance
}index or reference for our control system".
}. etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan "self
}control", karena segala sesuatunya dibuat dan
}diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial
}(profesi) itu sendiri.
}Kehadiran organisasi profesi dengan perangkat "built-in
}mechanism" berupa kode etik profesi dalam hal ini jelas
}akan diperlukan untuk menjaga martabat serta
}kehormatan profesi, dan di sisi lain melindungi
}masyarakat dari segala bentuk penyimpangan maupun
}penyalah-gunaan keahlian (Wignjosoebroto, 1999).
}Sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan
}dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit
}profesional tersebut ada kesadaran kuat untuk
}mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin
}memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat
}yang memerlukannya.
}1.2 Etika dan Estetika
}Etika disebut juga filsafat moral adalah cabang filsafat
}yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia. Etika
}tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan
}mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.
}Tindakan manusia ini ditentukan oleh bermacam-macam
}norma.
}• Norma ini masih dibagi lagi menjadi norma hukum,
}norma moral, norma agama dan norma sopan santun.
}Norma hukum berasal dari hukum dan perundang undangan,norma agama berasal dari agama sedangkan norma moral berasal dari suara batin. Norma sopan santun berasal dari kehidupan sehari-hari sedangkan norma moral berasal dari etika.

Wednesday, January 8, 2014

Sukses itu berpola. Kegagalan juga berpola.

“Momentum” adalah suatu energi yang berputar terus-menerus, momentum ini memiliki elemen yaitu 4 baling-baling dan 1 poros.
Elemen pertama adalah courage with responsibility, kita berani dan bertanggungjawab. Courage adalah elemennya, responsibility adalah valuenya sebagai pengamannya.  Courage adalah keberanian, menjadi pebisnis kan garis bawahnya hanya keberanian, tetapi perlu memiliki value responsibility sebagai penyeimbang.
Elemen ke-dua adalah credibility with integrity. Kredibilitas dibangun bertahap dan bukan sekedar kampanye kosong seperti Pilkada. “Kemarin-kemarin ke mana aja bro? kok baru muncul saat kampanye?” nyumbang kanan-kiri, nongol baru hari ini, ini seperti credibility without integrity.
Elemen ke-tiga disebut “Connectivity with sincerity.”
Kebanyakan dari kita hanya membangun jaringan secara luas, ke kiri dan kanan. Bukan membangun jaringan ke dalam, ke akarnya
Elemen yang ke-empat, namanya bisnis pasti ada persaingan. Tanpa kreatifitas kita tidak akan menang bersaing, elemen ke-empat adalah elemen untuk memenangkan persaingan, namanyacreativity with morality. Moralitas harus dijaga, jangan menghalalkan segala cara.

3 hal terpenting
Ada 3 hal terpenting yang sering saya bagikan kepada teman-teman pelatihan.
Yang pertama, kalau ditanya usaha apa sih yang bagus ?
Usaha yang bagus adalah usaha yang dijalankan. Bukan ditanya terus-menerus.
Yang kedua,
Sukses itu berpola. Kegagalan juga berpola.
Orang gagal ini punya pola gagal yang diulangi terus menerus dan Ia tetap gagal.
Pola gagal misalnya, banyak alasan, suka menunda-nunda, tidak berani mengambil risiko, pengecut, kesombongan berlebihan, menyalahkan orang lain.
Kalau pola gagal ini dia balik akan menjadi pola sukses.
Sukses berpola. Gagal berpola.
Yang ke-tiga,
Manusia itu belajar dengan berjalannya waktu dan kejadian.
Itu pun kalau Ia mendapatkan hidayah. Karena banyak yang sudah tua, melewati umur panjang dan mendapat banyak kejadian, ternyata tetap tidak berubah juga.
Seharusnya manusia belajar dengan waktu dan kejadian.


sumber: http://startupbisnis.com/jayayea-sukses-itu-berpola-kegagalan-juga-berpola/

Tuesday, November 26, 2013

tak gentar akan kekecewaan selanjutnya

      hari ini adalah hari kesekian untuk aq kecewa,,tapi kekecewaanq tidak akan mengubah perasaanq sama dia (sebut saja alahem), dari pagi jam 10 10 alahem jalan sama seorang cowok yang mana ia sudah dapat ijin dari orang tuanya, aq sadar bahwa cowok tersebut lebih baik dari aq, dia ganteng,pintar,bekerja,dan umurpun lebih dewasa dari pada aku yang masih kekanak-kanakan.
     aq percaya dengan apa yang dikatakan tetangga sebelah bahwa kesetiaan itu akan menghasilkan kebahagiaan, alahempun melakukan ini idak semata kemauannya dia, tapi demi kebahagiaan orang lain. aq hanya dapat berdoa semoga saja ia ikhlas dalam menjalani ini semua, berjuanglah ma,,,walaupun mama males dengan keadaan ini, demi kebaikan orang banyak dan kita besok akhir desember.
     perjuanganmu sangatlah banyak, maaf kalau aq selama ini masih saja menganggapmu belom mengerti aq, deras hujan yang membasahi atap ini mengingatkanq pada satu tempat diman kita kehujanan bersama,bercanda bersama. tapi hujan kali ini mama bareng dia,makan sama dia,dan tertawa bareng dia,,,
     mama..,, setiap aku sendiri,aku ingat mama, setiap aku sedih kayak gini pasti ingat mama,,dan lebih-lebih waktu aq senang...

egois

kau ini maunya apa,,
atau aku yang harus bagaimana?

kau suruh aku tepat waktu
tapi kau slalu tellat

kau suruh aq menunggu 
tapi kau tidak siap tuk menunggu

kau suruh aku memperhatianmu
tapi kau jarang memperhatikanku

smua itu bagaimana,
atau aku yang bagaimana,
haruskah aku ikut arus sperti ini

hal yang perlu kau keahui adalah kekesalan saat seseorang menunggu.
tapi kau hanya menunggu maksimal setengah jam sudah ngamuk
padahal kalau kau tau bahwsanya orang menunggu itu gak enak
kau tdak akan buatku menunggu berjam-jam..

kekecewaan tak kan berarti
lebih baik aku yang ngala dan tdak komplin smua yang kau lakukan

dan ada 1 hal lagi yang perlu diketahui yaitu semua manusia punya hati dan perasaan

Sunday, November 10, 2013

Sajak Cinta Untukmu

Hari ini, ingin kukenangkan,
Ketika tetes darah basahi bumi tercinta,
Ketika anak-anakmu kehilangan Bapaknya,
Ketika sang ibu harus berganti peran sebagai nahkoda,
Hari itu pena waktu tlah catatkan namamu dengan tinta emas,
Untuk kebeningan batinmu kalahkan egomu,
Untuk kejernihan pikirmu bela nusantara,
Untuk keberanianmu lepaskan segala yang ada,
Hari itu buku di tanganNya telah ukir dengan teramat indah,
Untuk kesediaan badanmu rasakan derita,
Untuk  keikhlasan sukmamu tinggalkan raga
Demi tanah yang kau cinta
Hari ini kulihat pohon memudar,
Gedung kaca meruncing,
Tahun-tahun berlumur peluh dan banjir rencana,
Hari-hari yang penuh darah dan air mata,
Adalah hari dimana kau hidup dengan berjuta harapan,
Yang adalah untukku di hari ini
Maafkan jika sang saka tak lagi buat hatiku tergetar,
Selembar kain merah-putih tak lagi berarti apa-apa,
Maafkan jika kepala ini lalai tuk menengok ke belakang,
Maafkan jika rancang bangun yang kubentangkan
tak seiring dengan apa yang kau perjuangkan,
Hari ini biarlah kuberbenah,
Menengok lembaran usang yang kau tinggalkan,
Ketika manusia bersatu dengan apa yang mengelilinginya,
Samudera waktu, hati dan doa
Sehingga negeri ini pun merdeka!
Hari ini biarlah kusirami cinta yang kau titipkan,
Yang mestinya kugenggam dengan sebulat keyakinan,
dengan sepenuh  tanggungjawab yang kunyatakan,
Tuk raih kemuliaan yang kau perjuangkan,
Semoga Sang Maha Cinta memperkenankan
Beri kekuatan hati yang kuperlu,
Lengkapi kekuatan tangan dan kakiku tuk berjuang
DW, 10 November 2013
Ditulis untuk mengenang Hari Pahlawan

Dari Ketergantungan Ke saling-ketergantungan

 Dari Ketergantungan Ke saling-ketergantungan
Karakter kita adalah gabungan dari kebiasaan (habits) kita.Merubah kebiasaan memang sulit, tapi bisa dikerjakan dengan komitmen yang sungguh kuat.
Suatu kebiasaan (baik) bisa didefinisikan sebagai persilangan antara  pengetahuan (knowledge) ,  keahlian (skills) dan  keinginan (desire). Perubahan merupakan siklus proses dari “menjadi” dan “melihat”.

Tujuan kita adalah bergerak secara progresif pada rangkaian dari ketergantungan menuju kemandirian kemudian saling-ketergantungan. Meskipun kemandirian adalah paradigma masyarakat kita saat ini, kita 
bisa menyempurnakan lebih banyak dengan kerjasama dan spesialisasi. Bagaimanapun, kita mesti mencapai keadaan kemandirian sebelum kita bisa memilih saling-ketergantungan. 
Kebiasaan 1, 2 dan 3 (Menjadi Proaktif, Mulai Dengan Akhir Dalam Pikiran, dan Dahulukan yang Utama) merupakan perlakuan dengan keunggulan pribadi. Itu adalah “keunggulan diri sendiri” yang di-perlukan sehingga karakter berkembang. Keunggulan pribadi men-dahului kemenangan publik.Kebiasaan 4, 5 dan 6 adalah lebih merupakan orientasi kepribadian dengan keunggulan publik dari kerja tim, kerjasama dan Komuni-kasi.Kebiasaan 7 adalah kebiasaan dari Pembaharuan, menciptakan spi-ral keatas dari pertumbuhan dan perkembangan. Efektivitas terletak dalam keseimbangan dari Produksi (P) dan 
membangun Kapasitas Produksi (PC).
Secara organisasi, Prinsip PC adalah untuk selalu merawat pekerja anda sebagaimana anda inginkan kepada mereka, agar merawat pelang-gan terbaik anda. Kita mesti mengerti bahwa konstribusi terbaik dari pe-
kerja kita - dalam hati dan pikiran mereka - adalah sebagaimana menjadi pekerja sukarela atau sepenuh hati, mereka bekerja karena menginginkan hal itu terjadi.
Proses ini tumbuh secara evolusi, namun efeknya akan menjadi rev-olusioner.